di padang hitam, duduk, diterangi sinar bulan dan desiran angin malam, berbincang dengan hati.
tentang…
sebuah…
siapakah kau?
mungkin seorang penyair gagal.
namun entah mengapa, aku terus menulis.
penyair gagal? tidak juga.
setiap orang memiliki ide.
penyair gagal? penulis gagal?
adalah mereka yang tak pernah mau melakukan apa2 dengan ide-ide dibenak mereka.
aku hanya seorang yang mempunyai banyak ide dikepala dan harus dituangkan kedalam sebuah [...]
Archive for the ‘Gita Tak Bernada’ Category
Tentang…
Posted in Gita Tak Bernada on September 6, 2007 | Leave a Comment »
Untukmu…
Posted in Gita Tak Bernada, Kisah Hidup on September 6, 2007 | Leave a Comment »
untukmu, yang mengatakan takut kehilanganku… takut aku benci lagi padamu… takut kau tak sebaik yang kukira…
Dinda, jujur, pernah kudamba
sosok pendamping
seperti Khodijah
seperti Aisyah…
seperti Fatimah…
seperti Hajar…
namun aku sadar…
aku tak sehebat Muhammad SAW…
tak sesabar Ibrahim…
tak sebrilian Ali RA…
tak sebijak Lukman Hakim…
kini aku hanya serahkan pada Alloh…
jika itu adalah kau, maka aku akan
sangat bersyukur…
kuterima kau apa adanya…
jika kaupun begitu…
namun…
jika itu bukan kau, [...]
Surat Buat Isteriku (3)
Posted in Gita Tak Bernada, Kisah Hidup on September 5, 2007 | 1 Comment »
Surat Buat Isteriku (3)
dulu sebelum menikah,
aku berharap istriku seperti khadijah:
melindungi suaminya kala gemetar ketakutan
dengan hangat selimut kasih
dan dekapan sayang keibuan.
atau seperti Siti Hajar:
meski sendiri ditinggal di gurun kesepian
tapi selalu merajut kesetiaan
dan teguh memegang janji.
atau fatimah az-zahra:
tabah menjalani hari-hari dalam kesederhanaan
meski hanya tinggal di rumah kecil
berhiaskan prihatin semata
tapi ternyata,
akupun bukan muhammad Rasulullah
yang kata-katanya senantiasa dapat dipercaya.
atau [...]