akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita katahui
apakah kau masih selembut dahulu
memintaku minum susu dan tidur yang lelap
sambil membenarkan letak leher kemejaku?
kabut tipis pun turun di lembah kasih
lembah Pandalawangi
kau dan aku tegak berdiri
melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin
apakah kau masih membelaiku semesra dahulu?
ketika ku dekap kau dekaplah lebih mesra
lebih dekat
apakah kau masih akan berkata
kudengar detak jantungku
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta
##################
cahaya bulan menusukku
dengan ribuan pertanyaan
yang takkan pernah kutahu
dimana jawaban itubagai letusan berapi
bangunkanku dari mimpi
sudah waktunya berdiri
mencari jawaban kegelisahan
hati…
##################
(puisi dari ost. Gie)